Peluang Usaha dari Keahlian

1.1 Abstrak

Peluang usaha dimulai darimana saja, baik itu lingkungan dan manusia. Dari manusia itu sendiri, pada dasarnya semua hal dapat dilakukan oleh manusia, karena setiap manusia memiliki kemampuan dan keahliannya masing-masing yang menjadikannya dirinya unik. Oleh karena itu, keahlian adalah salah satu cara bagi manusia untuk melakukan usaha.

1,2 Danny Choo dan Kemampuannya Untuk Otodidak

Danny Choo
Danny Choo

Suatu saat saya membaca sebuah artikel dari salah satu blogger ternama di luar negeri, DannyChoo.com yang dimana kala itu adalah artikel tentang ia membahas kegiatan sehari-harinya di Jepang. Danny adalah seorang keturunan Tionghoa – Malaysia yang lahir di London, Inggris. Orang tuanya, Jimmy Choo, adalah seorang desainer sepatu ternama di dunia dengan merk dagang Jimmy Choo. Tetapi, kala itu bisnis orang tuanya tidaklah sebesar saat ini. Saat itu Danny Choo hanya bermodalkan semangat dan memaksimalkan potensi terbesar pada manusia, yaitu keahlian. Pada waktu kehidupannya di Jepang, Danny tidaklah bersenang-senang layaknya remaja pada umumnya, ia harus mencukupi kebutuhannya dengan bekerja paruh waktu di restaurant dan menjadi sales, hingga ketika ia menemukan internet. Danny mempelajari berbagai macam hal berbau teknologi karena pikirnya saat itu perkembangan teknologi akan berkembang dengan cepat beberapa dekade, ia dalam penggunaan internet dalam kesehariannya, menggunakan 90% waktunya untuk belajar. Semua bahasa pemprogramman Danny kuasai dengan bantuan Google.com. Setelah memiliki kemampuan yang cukup, ia kemudian mencoba keahlian tersebut di perusahaan tempat ia bekerja.

Hingga suatu ketika Danny sedang bekerja di perusahaan Amazon.co.jp, bagian dari Amazon.com yang berada di Jepang. Danny mendapatkan tawaran untuk membuatkan clientnya sebuah website. Pada saat itu, ia hanya bercanda dengan mengeluarkan statement dalam pembuatan website yang dibicarakan oleh clientnya berharga sekian juta yen. Tetapi, Danny tidak menyangka bahwa clientnya setuju dengan proyek yang akan dikerjakannya tersebut. Padahal, menurutnya, angka tersebut bukanlah angka yang sesuai untuk pembuatan sebuah website pada waktu itu. Mulai dari saat itulah Danny mencoba mencari client-client baru yang membutuhkan pengerjaan sebuah website. Bermodalkan keahlian yang tidak ia dapatkan dari bangku pendidikan melainkan dari internet. Pada hanya dalam waktu beberapa tahun saja ia telah mengumpulkan dana sebesar 5,000,000 JYP (kurs pada waktu itu) sebagai dana untuk membuka perusahaan di Jepang.

Kini, perusahaan yang didirikan Danny Choo semakin besar dan berkembang dengan pasar di seluruh dunia. Dengan nama perusahaan “Mirai Inc” yang berarti “Masa Depan”, ia mengharapkan bahwa Mirai Inc adalah masa depan yang harus ia lakukan, dengan berbekalkan pengetahuan dari internet. Kini ia telah membuat CMS atau content management system yang telah dikembangkan sendiri yang disebut dengan Mirai Gaia yang kini telah digunakan oleh perusahaan-perusahaan besar Jepang seperti Good Smile Company, Kadokawa, SEGA, Bushiroad, dan Yuzusoft. Tak hanya berhenti sampai disitu saja, sebagai seseorang yang diliri darah seorang desainer. Danny kini mengembangkan smart doll atau boneka pintar pertama di dunia. Boneka ini dapat menerima pesan, mengisi baterai, sekaligus sebagai boneka fashion dengan berteknologi tinggi di dunia.

Sebagai mahasiswa, khususnya di Universitas AMIKOM Yogyakarta yang memiliki keterampilan pemprogramman yang handal, sikap seperti ini dapat dicontoh oleh kalangan pelajar agar dapat memaksimalkan masa pendidikan yang ia dapatkan di perkuliahan. Tidak membuang waktu untuk bermain bahkan untuk membolos dari kuliah. Dengan memanfaatkan keahlian yang didapatkan tidaklah mungkin kita akan dapat membuka peluang usaha yang nantinya dapat menjadi Danny Choo kedua dimasa yang akan datang.

sumber: dannychoo.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *