Peluang Usaha dari Tugas Kuliah

1.1 Abstrak

Bagi mahasiswa, tugas kuliah adalah hal yang melelahkan yang tidak menghasilkan apa-apa. Tetapi hal tersebut berbeda dengan apa yang dikembangkan oleh Andrew Darwis dan dua orang temannya. Pendiri Kaskus tersebut pada awalnya hanya bertujuan untuk membuat portal berita dari Indonesia yang telah diterjemahkan agar para mahasiswa Indonesia di luar negeri dapat melepas rindunya dengan membaca melalui portal web yang telah dibuat.

1.2 Jatuh Bangun Kaskus

Andrew Darwis, pendiri Kaskus
Andrew Darwis, pendiri Kaskus

Usut punya usut, pada saat itu kaskus tidak mendatangkan keuntungan bagi mereka sama sekali sehingga dua orang temannya keluar dari kaskus dan menyisakan Andrew Darwis seorang diri. Lemahnya kepengurusan kaskus pada waktu itu membuat Andrew Darwis kemudian menutup website kaskus. Tak beberapa lama, sepepunya, Ken datang ke Amerika hanya untuk bertemu dengan Andrew Darwis dan menjelaskan keadaan kaskus sesungguhnya di Indonesia yang dimana ternyata kaskus memiliki pengguna yang sangat besar pada waktu itu.

Tetapi, sejak membuat kepengurusan kaskus yang baru yang bersama dengan Ken. Kaskus yang dulu ditutup, setelah delapan bulan kemudian website tersebut dibuka lagi. Kali ini kaskus tidak lagi menjadi sebuah website portal berita. Tetapi menjadi website forum dan memasukkan semua berita dari berbagai macam sumber yang ada. Hal ini berperan penting karena orang Indonesia suka yang berisik menurut Andrew.

Dengan berkembangnya jumlah penggunanya hingga saat ini, kaskus menjadi salah satu pioneer digitalpreneur yang ada di Indonesia dengan total pengguna lebih dari 8jt baik dari dalam maupun luar negeri.

Dengan melihat pangsa pasar yang dilakukan oleh kaskus saat itu setelah mengetahui bahwa pada kenyataannya banyak yang menyukai kaskus, hal itu juga dilihat oleh Universitas AMIKOM Yogyakarta dengan cara memperhatikan kebutuhan pasar, yaitu lapangan pekerjaan dan peluang usaha. AMIKOM mengetahui bahwa kebutuhan lapangan pekerjaan, sehingga AMIKOM menyediakan banyak pilihan konsentrasi untuk memenuhi keadaan dimana perusahaan membutuhkan System Analist dan Programmer. Serta, apabila mahasiswanya tidak ingin bekerja dan ingin membuka usaha sendiri, AMIKOM telah membekali mahasiswanya dengan kemampuan softskill dan entepreneur yang telah didik sejak semester pertama.

sumber: wikipedia, Drs. Bambang Sudaryatno, MM

Peluang Usaha menggunakan Hobby

1.1 Abstrak

Di dunia ini sangat banyak kegiatan yang digunakan untuk mengisi waktu luang. Mulai dari memasak, membaca, bahkan tidur. Tapi, ada salah satu waktu luang yang paling sering dilakukan saat era modern ini, yaitu dengan bermain game. Saat ini sedang maraknya turnamen yang berhadiah jutaan dollar yang sedang berlangsung di seluruh dunia seperti The International yang dilakukan oleh Valve Corporation untuk game yang dibuatnya, DoTA 2. Dengan maraknya turnamen dengan hadiah yang besar ini adalah sebagai bukti bahwa sekarang permainan yang dulu hanya digunakan untuk mengisi waktu luang kini telah dapat digunakan sebagai mata pencaharian.

1.2 Hobby yang menjadi pendapatan

Dengan melihat tingkat skill seorang pemain, apabila ia dapat menggunakan sebuah karakter dan dapat memainkannya dengan menggunakan keahlian yang sangat tinggi dapat mendatangkan penonton untuk dapat melihat keahliannya, mereka (pemain) dapat melakukan hal tersebut dengan menyimpan hasil permainan dan menguploadnya di YouTube atau dengan melakukan live streaming yang biasanya dilakukan di Twitch. Pemain yang biasanya disebut dengan streamer, biasanya memiliki ciri khas dan keperawakan sendiri agar dapat membedakan dirinya dengan pemain lainnya. Lalu, dengan keperawakannya itu sendirilah ia mencari penonton setia yang akan selalu menonton videonya.

Henrik
Henrik “Admiral Bulldog” Ahnberg

Salah satu streamer tersukses adalah Henrik Ahnberg atau yang biasa disebut sebagai Admiral Bulldog. Dia adalah  salah satu streamer tersukses yang telah mencetak lebih dari $100,000 dollar perbulan hanya dengan bermain game setiap harinya. Sebagai salah satu gamer professional dalam video game DoTA 2, ia telah menjuarai berbagai macam kompetisi yang bertemakan DoTA 2. Bedanya twitch dengan youtube adalah layanan yang disediakan oleh twitch dikhususkan untuk berkomunikasi langsung dengan penonton. Sedangkan di youtube hanya untuk mengupload hasil dari rekaman dan editan. Dan Henrik adalah orang yang memiliki periangai lucu di setiap stream yang ia lakukan. Ia bercanda dengan penontonnya sembari bermain, sehingga terjadi interaksi antara penonton dan streamer. Semakin sering ia melakukan interaksi dengan penontonnya, semakin banyak pula penonton yang menontonnya. Pernah saat saya sedang menonton live streamnya, saya mendapatkan videonya sedang ditonton secara langsung sebanyak 28,000 orang diseluruh dunia.

Di Universitas Amikom Yogyakarta, terdapat sebuah UKM yang mengumpulkan pemain DoTA 2 yang biasa disebut dengan ADC atau Amikom DoTA Club. Disana, pemain-pemain DoTA yang berasal dari mahasiswa Amikom itu sendiri berkumpul dan bermain bersama guna untuk meningkatkan skill mereka masing-masing. Dengan meningkatnya skill mereka, mereka akan semakin mahir dan memaksimalkan penggunaan karakter yang tersedia oleh permainan. Dan apabila sudah mencapai kemampuan yang dibutuhkan mahasiswa dapat melakukan stream seperti yang dilakukan oleh Henrik Ahnberg untuk mencari pendapatan dengan bermain game sambil kuliah.

sumber: hitung pribadi, btnsmash.com

Peluang Usaha dari Keahlian

1.1 Abstrak

Peluang usaha dimulai darimana saja, baik itu lingkungan dan manusia. Dari manusia itu sendiri, pada dasarnya semua hal dapat dilakukan oleh manusia, karena setiap manusia memiliki kemampuan dan keahliannya masing-masing yang menjadikannya dirinya unik. Oleh karena itu, keahlian adalah salah satu cara bagi manusia untuk melakukan usaha.

1,2 Danny Choo dan Kemampuannya Untuk Otodidak

Danny Choo
Danny Choo

Suatu saat saya membaca sebuah artikel dari salah satu blogger ternama di luar negeri, DannyChoo.com yang dimana kala itu adalah artikel tentang ia membahas kegiatan sehari-harinya di Jepang. Danny adalah seorang keturunan Tionghoa – Malaysia yang lahir di London, Inggris. Orang tuanya, Jimmy Choo, adalah seorang desainer sepatu ternama di dunia dengan merk dagang Jimmy Choo. Tetapi, kala itu bisnis orang tuanya tidaklah sebesar saat ini. Saat itu Danny Choo hanya bermodalkan semangat dan memaksimalkan potensi terbesar pada manusia, yaitu keahlian. Pada waktu kehidupannya di Jepang, Danny tidaklah bersenang-senang layaknya remaja pada umumnya, ia harus mencukupi kebutuhannya dengan bekerja paruh waktu di restaurant dan menjadi sales, hingga ketika ia menemukan internet. Danny mempelajari berbagai macam hal berbau teknologi karena pikirnya saat itu perkembangan teknologi akan berkembang dengan cepat beberapa dekade, ia dalam penggunaan internet dalam kesehariannya, menggunakan 90% waktunya untuk belajar. Semua bahasa pemprogramman Danny kuasai dengan bantuan Google.com. Setelah memiliki kemampuan yang cukup, ia kemudian mencoba keahlian tersebut di perusahaan tempat ia bekerja.

Hingga suatu ketika Danny sedang bekerja di perusahaan Amazon.co.jp, bagian dari Amazon.com yang berada di Jepang. Danny mendapatkan tawaran untuk membuatkan clientnya sebuah website. Pada saat itu, ia hanya bercanda dengan mengeluarkan statement dalam pembuatan website yang dibicarakan oleh clientnya berharga sekian juta yen. Tetapi, Danny tidak menyangka bahwa clientnya setuju dengan proyek yang akan dikerjakannya tersebut. Padahal, menurutnya, angka tersebut bukanlah angka yang sesuai untuk pembuatan sebuah website pada waktu itu. Mulai dari saat itulah Danny mencoba mencari client-client baru yang membutuhkan pengerjaan sebuah website. Bermodalkan keahlian yang tidak ia dapatkan dari bangku pendidikan melainkan dari internet. Pada hanya dalam waktu beberapa tahun saja ia telah mengumpulkan dana sebesar 5,000,000 JYP (kurs pada waktu itu) sebagai dana untuk membuka perusahaan di Jepang.

Kini, perusahaan yang didirikan Danny Choo semakin besar dan berkembang dengan pasar di seluruh dunia. Dengan nama perusahaan “Mirai Inc” yang berarti “Masa Depan”, ia mengharapkan bahwa Mirai Inc adalah masa depan yang harus ia lakukan, dengan berbekalkan pengetahuan dari internet. Kini ia telah membuat CMS atau content management system yang telah dikembangkan sendiri yang disebut dengan Mirai Gaia yang kini telah digunakan oleh perusahaan-perusahaan besar Jepang seperti Good Smile Company, Kadokawa, SEGA, Bushiroad, dan Yuzusoft. Tak hanya berhenti sampai disitu saja, sebagai seseorang yang diliri darah seorang desainer. Danny kini mengembangkan smart doll atau boneka pintar pertama di dunia. Boneka ini dapat menerima pesan, mengisi baterai, sekaligus sebagai boneka fashion dengan berteknologi tinggi di dunia.

Sebagai mahasiswa, khususnya di Universitas AMIKOM Yogyakarta yang memiliki keterampilan pemprogramman yang handal, sikap seperti ini dapat dicontoh oleh kalangan pelajar agar dapat memaksimalkan masa pendidikan yang ia dapatkan di perkuliahan. Tidak membuang waktu untuk bermain bahkan untuk membolos dari kuliah. Dengan memanfaatkan keahlian yang didapatkan tidaklah mungkin kita akan dapat membuka peluang usaha yang nantinya dapat menjadi Danny Choo kedua dimasa yang akan datang.

sumber: dannychoo.com